• February 12, 2020
RS Carolus

RS Carolus: Gejala dan Pantangan Makanan Penderita Hepatitis

Rentaekipo – Ada lima jenis virus hepatitis yang biasa disebut tipe A, B, C, D dan E. Kelima jenis ini menjadi perhatian karena beban penyakit dan kematian yang dibawa serta potensi menyebabkan wabah dan epidemi. Bayi, remaja, orang dewasa hingga orangtua tidak peduli pria maupun wanita dapat terserang hepatitis. Jika dilakukan penanganan di RS Carolus terhadap gejala hepatitis maka potensi kesembuhan dan kebal terhadap virus hepatitis sangat besar.

RS Carolus

Berikut adalah gejala penyakit hepatitis diantaranya:

  • Demam, karena darah melepaskan berbagai zat kimia sebab adanya kehadiran benda asing didalam tubuh seperti virus, bakteri, parasit, jamur dan sebagainya. Zat kimia memberi signal ke otak dan otak akan menaikkan suhu tubuh untuk memproduksi sistem imum untuk melawan penyakit atau benda asing.
  • Pusing, penyebabnya darah yang mengandung zat berbahaya beredar ke seluruh tubuh dan ketika sampai di kepala darah akan membuat rangsangan pada sistem saraf di kepala yang dianggap masalah.
  • Mudah lelah, dikarenakan energi dan cadangannya digunakan untuk meningkatkan sistem imun selain itu infeksi yang sudah mulai terjadi juga mengakibatkan darah membawa zat berbahaya ke seluruh tubuh.
  • Mual, disebabkan empedu terganggu dan memicu produksi asam lambung yang berlebih dan menjadi penyebab hepatitis merasa mual tanpa sebab kasat mata.

Selain itu, nafsu makan berkurang karena kondisi pencernaan tidak kondusif. Rasa lemas memperburuk keadaan penderita yang semakin tidak ingin makan. Akibatnya membuat penurunan berat badan dan virus akan berusaha mengambil alih energi yang ada untuk kebutuhan mereplika diri. Badan juga menjadi lemah dan terasa persendian akan terasa nyeri karena terlalu lama tidak digunakan dan persebarannya tidak ternetralisir.

Berikut adalah pantangan makanan untuk pengidap hepatitis diantaranya:

  • Alkohol dan minuman keras, bersifat racun dan menghambat penyerapan gizi makanan dan memicu penyakit perlemakan hati alkoholik. Kemudian meningkatkan resiko penderita terhadap fibrosisi dan sirosis parah serta memburuknya gejala hepatitis seperti perkembangan kerusakan hati tingkat lanjut.
  • Makanan tinggi garam, kadar natrium tinggi dapat meningkatkan tekanan darah yang berkontribusi terhadap penyakit perlemakan hati. Makanan kaleng, termasuk sup, daging atau sayuran kaleng memiliki kandungan gula dan garam yang tinggi menyebabkan pembengkakan perut dan retensi cairan.
  • Makanan tinggi lemak jenuh, dapat mengonsumsi lemak tetapi jangan mengonsumsi sembarangan lemak dan tubuh akan membutuhkan lemak yang tidak sehat.
  • Makanan tinggi protein, kerusakan hati menyebabkan penggumpalan ammonia dalam tubuh dan kelebihan racun ammonia akan merusak fungsi otak.
  • Makanan manis, karena makanan manis mengandung karbohidrat sederhana yang dapat menyebabkan gula darah melonjak drastis.

Penderita juga dapat mengonsumsi kacang kedelai yang mengandung protein tinggi dan dapat diandalkan untuk menyehatkan fungsi hati dan konsumsi kacang kedelai untuk campuran masakan, kinerja hati dijamin menjadi lebih baik. Kacang merah untuk menyehatkan organ hati karena kandungan mineral dan vitaminnya yang termasuk tinggi dan mengandung antioksidan yang melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Makanan yang menyehatkan hati dan dikonsumsi secara rutin untuk menyembuhkan hepatitis dan hati kembali normal yaitu pare.

Selain itu, brokoli mampu meningkatkan kesehatan hati dan segala bentuk racun dapat dibersihkan sehingga fungsi hati kembali normal dan kandungan sulforophane didalamnya sangat unggul dan dianjurkan dikonsumsi. Asparagus memiliki kandungan fitokimia didalamnya akan membersihkan hati secara alami sehingga hati dapat berfungsi kembali secara normal. Dapat juga mengonsumsi kacang kenari sebagai cemilan setiap harinya sembari melakukan pengobatan medis di RS Carolus.

Leave a Reply

Your email address will not be published.