• January 22, 2020
Tindakan cabut gigi

Cabut Gigi Anda Jika Anda Mengalami Ini

Rentaekipo – Gigi memiliki berbagai fungsi yang sangat penting untuk tubuh. Gigi berperan dalam tahap awal pencernaan makanan, yaitu pengunyahan. Sehingga, saat gigi rusak, segala cara harus dilakukan untuk mempertahankannya. Sayangnya, ada beberapa kondisi yang membuat gigi tidak lagi dapat dipertahankan. Akibatnya, cabut gigi menjadi pilihan. Cabut gigi adalah tindakan untuk mencabut gigi dari gusi. Tindakan cabut gigi biasanya dilakukan pada gigi yang bermasalah dan tidak bisa diperbaiki lagi. Tindakan cabut gigi dilakukan oleh dokter gigi, dengan terlebih dahulu dilakukan pembiusan pada pasien, biasanya bius lokal. Jika gigi tidak terhalang gusi, pencabutan bisa dilakukan tanpa melalui pembedahan. Sedangkan bila mahkota gigi tidak terlihat akibat patah atau tumbuh miring menekan gigi di sebelahnya (impaksi), dibutuhkan tindakan operasi cabut gigi.

Berikut ini kondisi yang membuat seseorang perlu menjalani tindakan cabut gigi:

Tindakan cabut gigi

1. Gigi berlubang dan sarafnya sudah mati

Gigi berlubang disebabkan oleh infeksi bakteri. Jika tidak segera dirawat, maka infeksi akan terus meluas hingga ke lapisan gigi yang paling dalam, yaitu saraf. Infeksi bakteri di saraf gigi dapat menyebabkan kematian saraf gigi. Jika kerusakan yang terjadi di gigi tersebut sudah sangat parah dan gigi tidak lagi bisa dirawat dengan perawatan saluran akan, maka cabut gigi adalah pilihan terakhir yang bisa dilakukan.

2. Susunan gigi berantakan

Susunan gigi yang berantakan, salah satunya disebabkan oleh keterbatasan ruang dalam rahang, untuk menampung semua gigi. Sehingga tidak jarang, dokter gigi akan merekomendasikan pencabutan gigi sebagai pendamping perawatan kawat gigi. Pencabutan ini bertujuan agar rahang memiliki cukup ruang untuk bergeser saat dipasang kawat nanti.

3. Ada resiko infeksi

Ada beberapa kondisi yang membuat seseorang sangat rentan terkena infeksi. Misalnya, saat sedang menjalani kemoterapi atau setelah transplantasi organ. Sehingga untuk menghindari resiko infeksi dari gigi yang berlubang, pencabutan dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan penyebaran infeksi.

4. Penyakit gusi yang sudah parah

Radang jaringan pendukung gigi atau periodontitis, dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada jaringan di sekitar gigi serta tulang penunjangnya. Kondisi ini bisa menyebabkan gigi menjadi goyang, sehingga tidak bisa berfungsi dengan optimal. Jika sudah begitu, maka cabut gigi dapat menjadi solusi yang tepat.

5. Kondisi lainnya

  • Gigi patah hingga ke akar dan sarafnya mati akibat benturan atau trauma.
  • Gigi supernumerari atau kondisi jumlah gigi yang melebihi kondisi normal.
  • Kesulitan ekonomi tidak untuk menjangkau perawatan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.